“Ketika bekerja menggunakan excavator, tidak sengaja Langsung menghantam benda keras, pas diperiksa ternyata menyerupai bom. kemudian pak Bakri selaku penemu benda tersebut melapor ke Mapolres Tarakan, dan diteruskan ke kami. Begitu kita periksa, ternyata benda tersebut memang benar mortir,†jelas Kepala Detasemen C Pelopor AKBP Henzly Moningkey, SIK, M.Si melalui Kanit I Subden IV Gegana Iptu Moh Nur Sugiharto.
Dihubungi secara terpisah, Kasat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Heri Heryandi. SIK melalui Kepala Detasemen C Pelopor AKBP Henzly Moningkey, SIK, M.Si menuturkan bahwa mortir yang ditemukan kali ini merupakan jenis yang biasa dipasang pada pesawat pengebom. Mortir tersebut juga masih aktif, untuk daya ledaknya bisa mencapai radius sekitar 1 Km. Sedangkan kerusakaan akibat ledakan mortir bisa memcapai 200 meter.
Dengan adanya penemuan mortir ini, Unit Jibom Brimob Tarakan mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika ada menemukan benda mencurigakan yang menyerupai bom atau mortir, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (ries/jnb)