Poldakaltim.com, PENAJAM – Kapolres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, AKBP M. Dharma Nugraha mengimbau masyarakat agar mengikuti saran Majelis Ulama Indonesia atau MUI untuk Shalat Id (Idul Fitri) di rumah masing–masing dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID–19.
“Kami minta warga mengikuti saran MUI, salah satunya Shalat Id di rumah masing–masing untuk mencegah penyebaran virus corona,†ujar Kapolres
Syarat bagi masyarakat yang ingin melaksanakan Shalat Id berjemaah jelas Dharma Nugraha, pastikan penyebaran Coronavirus Disease atau COVID–19 sudah terkendali.
Persyaratan lainnya, pastikan kawasan tersebut bebas dari virus corona dan dapat diyakini tidak terdapat penularan COVID–19.
Syarat tersebut menurut Kapolres, sesuai fatwa MUI tentang panduan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi pada saat pendemi virus corona.
Bagi masyarakat di kawasan penyebaran COVID–19 yang belum terkendali lanjut Muhammad Dharma Nugraha, disarankan melaksanakan Shalat Id di rumah masing–masing.
“Dengan alasan keselamatan, bagi warga di kawasan penyebaran virus corona yang belum terkendali diminta Shalat Id di rumah,†ucapnya.
“Kami dapat surat edaran imbuan dari MUI dan Kementerian Agama, pemerintah mengharapkan kegiatan ibadah dilakukan di rumah,†tambah Dharma Nugraha.
Masyarakat tetap wajib mengacu pada protokol kesehatan apabila melakukan kegiatan di luar rumah, termasuk shalat berjemaah.
Kepolisian Resor atau Polres Penajam Paser Utara juga menggelar Operasi Ketupat untuk melakukan pengamanan Hari raya Idul Fitri pada tahun ini (2020).
“Personel kami akan melakukan pengamanan mulai malam takbir sampai setelah Lebaran di wilayah hukum Penajam Paser Utara,†kata Kapolres
HUMAS POLDA KALTIM